MENGUKUR TINGKAT KEBAHAGIAAN DENGAN GROSS NATIONAL HAPPINESS (GNH) INDEX

pks1

1. Pendahuluan
Gross National Happiness (GNH) Index atau Indeks Kebahagiaan adalah suatu ukuran multidimensi yang mengukur dampak pembangunan secara holistik terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya tingkat kebahagiaan. Indeks ini dikembangkan berdasarkan metodologi Alkire-Foster untuk mengukur kemiskinan multidimensi . GNH mencakup 9 aspek/dimensi yang terdiri atas 33 indikator yang diambil dari 124 variabel.

2. Konsep GNH
Istilah Gross National Happiness pertama kali oleh Pemerintah Kerajaan Bhutan tahun 2009. Gross National Happiness mengukur kualitas suatu Negara atau wilayah dengan cara yang lebih holistik (dibandingkan GNP) dan dipercaya bahwa manfaat pembangunan bagi masyarakat akan dapat dirasakan jika pembangunan material dan spiritual terjadi secara bersamaan, saling melengkapi dan saling memperkuat satu sama lain.

Berbeda dengan konsep kebahagiaan yang selama ini diterapkan di dunia barat, konsep GNH bersifat multidimensi, tidak hanya difokuskan pada subjective well-being (kesejahteraan subyektif) saja, tetapi mencakup aspek yang lebih luas meliputi psikologis, pendidikan, kesehatan, budaya, komunitas, ekologi maupun standar hidup.

Sifat-sifat indeks GNH:
a. Holistik, karena mencakup semua aspek yang dibutuhkan manusia, baik fisik atau psikis, maupun spiritual dan material.
b. Seimbang, menekankan perkembangan yang seimbang terhadap komponen GNH
c. Kolektif, menggambarkan aspek kebahagiaan sebagai kumpulan dari fenomena yang terjadi bersama-sama
d. Merata, mencapai tingkat kesejahteraan yang masuk akal dan terdistribusi secara merata

Domain dari GNH:
1. Psycological well-being terdiri atas 4 indikator yaitu life satisfaction (kepuasan hidup), positive emotion (emosi positif), negative emotion (emosi negatif) dan spirituality (spiritualitas)
2. Health, terdiri atas 4 indikator yaitu self-reported health status (status kesehatan), healthy days (jumlah hari sehat), long-term disability (ketidakmampuan melakukan aktivitas dalam jangka panjang) dan mental health (kesehatan jiwa).
3. Time use mencakup 2 indikator yaitu working hours (lama waktu kerja) dan sleeping hours (lama waktu tidur)
4. Education meliputi 4 indikator yaitu literacy (melek huruf), educational qualification (kualifikasi pendidikan), knowledge (pengetahuan) dan value (nilai)
5. Cultural diversity and resilience terdiri dari 4 indikator yaitu language (bahasa), artisan skills (kemampuan seni), socio-cultural participation (partisipasi social budaya) dan DriglamNamzha
6. Good Governance berupa 4 indikator yaitu political participation (partisipasi politik), political freedom (kebebasan berpolitik), service delivery (pelayanan publik) dan government performance (
7. Community vitality meliputi 4 indikator yaitu social support (dukungan social), community relationships (hubungan komunitas), family (keluarga) dan victim of crime (korban kejahatan)
8. Ecological diversity and resilience terdiri dari 4 indikator yaitu pollution (polusi), environmental responsibility (tangungjawab lingkungan), wildlife (cagar alam) dan urban issues (isu perkotaan)
9. Living standards mencakup 3 indikator yaitu household income (pendapatan rumahtangga), assets (aset) dan housing quality (kualitas perumahan)

3. Tujuan GNH
Tujuan dibuatnya indeks GNH adalah:
a. Membuat suatu kerangka alternatif untuk pembangunan
b. Menyediakan indikator untuk memandu pembangunan
c. Mengalokasikan sumberdaya sesuai dengan target dan hasil penilaian GNH
d. Mengukur kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat
e. Mengukur kemajuan pembangunan antar waktu
f. Membandingkan kemajuan pembangunan antar wilayah

4. Metode Penghitungan GNH
Penghitungan indeks GNH mengacu pada Alkire-Foster Multidimensional Poverty Index. GNH Index dibuat berdasarkan dua angka:
a. Headcount Ratio: % penduduk yang bahagia
b. Breadth: % domain di mana penduduk yang not-yet-happy menikmati kebercukupan (mirip dengan ukuran intensity dalam ukuran kemiskinan menggunakan metode Alkire-Foster)

Untuk membuat indeks GNH diperlukan 6 langkah sebagai berikut:
1. Memilih indikator
2. Menerapkan batas kecukupan
3. Memberikan penimbang untuk tiap-tiap indicator
4. Menerapkan batas kebahagiaan
5. Mengidentifikasi 2 kelompok:
a. Penduduk yang bahagia (extensively and deeply happy)
b. Penduduk yang belum bahagia / not-yet happy (unhappy and narrowly happy)
6. Mengidentifikasi diantara penduduk yang not-yet-happy, berapa persentase domain yang lack sufficiency dan berapa yang menikmati kecukupan
Indeks GNH dihitung menggunakan rumus:
GNH Index=Hh+Hn*As
Di mana:
Hh = persentase penduduk yang bahagia
Hn = persentase penduduk yang belum bahagia (not-yet-happy)
As = persentase domain di mana penduduk yang belum bahagia menikmati kecukupan

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s